JAKARTA, TELISIK.ID - Jokowi mengumumkan bahwa ekspor minyak goreng akan kembali dibuka, yang mana keputusan ini diambil dengan beberapa pertimbangan.

Sebelumnya Jokowi telah melarang ekspor minyak goreng dan bahan baku turunannya, termasuk crude palm oil (CPO), pada Kamis 28 April 2022.

Kebijakan ini sendiri  merupakan revisi dari pernyataan pemerintah sebelumnya yang masih membolehkan ekspor CPO. Namun, Kebijakan ini hanya bertahan kurang lebih 3 pekan saja.

Mengutip dari cnnindonesia.com, Jokowi mengatakan setelah larangan ekspor diberlakukan pasokan minyak goreng yang ada Maret hanya 64,5 ribu ton per bulan naik jadi 211 ribu ton per bulan.

"Itu sudah melebihi kebutuhan nasional," katanya Kamis (19/5/2022).