Oleh sebab itu, Pemkab Buton Selatan tidak ingin menciptakan keresahan di kalangan masyarakat menengah ke bawah.
Terlebih, tambah dia, persoalan beras menjadi sangat krusial serta berpotensi memicu keresahan di kalangan masyarakat. Oleh sebab itu, menjadi hal prioritas bagi Pemkab untuk langsung turun memantau.
Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa tengah mengupayakan pemerataan harga beras di seluruh Kecamatan se-Buton Selatan, khususnya pada 3 Kecamatan kepulauan seperti Pulau Kadatua, Siompu dan Batu Atas, agar diadakan program pasar inflansi.
Bukan hanya pemerataan harga beras, namun ia menyoroti harga beras yang selalu naik. Dalam keterangannya, kata dia, pihak Pemkab Buton Selatan tidak mengindahkan permainan harga yang begitu tinggi yang memicu keresahan masyarakat. Terlebih, menyebarnya informasi yang membuat kegaduhan terkait persediaan beras yang kosong.
Informasi seperti inilah yang menjadikan harga beras semakin meroket di pasaran. Sehingga menimbulkan aktivitas penimbunan beras yang berlebihan di kalangan masyarakat yang semakin membuat beras menjadi langka.
