2. Perhatikan kadar pH pelumas.
Idealnya, pelumas memiliki pH netral sekitar angka 7 agar tidak merusak sperma.
3. Hindari pelumas yang mengandung gliserin, paraben, dan pewangi tambahan.
Zat-zat ini berpotensi menyebabkan iritasi pada vagina serta mengubah keseimbangan pH alami.
4. Pertimbangkan penggunaan bahan alami
