Meskipun demikian, Cak Imin membuka kemungkinan adanya komunikasi yang baik antara kedua pihak sebelum digelarnya Muktamar PKB pada 24-25 Agustus 2024 di Bali.
Ia menyampaikan bahwa dirinya tidak menutup pintu untuk duduk bersama dan berdialog dengan PBNU. Namun, ia juga menegaskan bahwa segala bentuk interaksi harus dilakukan dengan niat yang baik dan sopan.
Baca Juga: Jokowi Dikabarkan Bakal Rombak Kabinet Jelang Akhir Jabatan, Empat Menteri Disebut-sebut Digeser
“Akan tetapi, ya niatnya yang sopan. Anda sopan, saya segan. Anda kurang ajar, saya hajar,” kata Cak Imin.
Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri sempat menyampaikan kekhawatirannya tentang adanya pihak yang ingin mengambil alih partai berlambang banteng moncong putih itu.
