Apalagi tambah dia, ketika terpilih nantinya, figur dari calon perseorangan ini akan krisis percaya diri. Hal itu dikarenakan, dirinya tidak memiliki kekuatan di parlemen (DPRD).

"Jadi besar kemungkinan visi dan misi tidak bisa dijalankan. Sehingga dalam realita politik pada umumnya pemenang calon independen biasanya langsung mengumumkan diri untuk mengambil dan meguasai partai untuk membangun kekuatan di lima tahun berikutnya," tukasnya.

Reporter: Siswanto Azis

Editor: Haerani Hambali