Dia bilang, SKP perusahaannya belum cukup, karena ada dua paket pekerjaan mau dibatalkan oleh PPK, karena SBU nya sudah mati. Katanya, dia mau telepon PPK di Kendari.
Baca Juga: Permandian Matarombia Buton Utara Resmi Ditutup Usai Pengrusakan Gerbang
Mendengar itu, Mustamin mengaku pihaknya tidak ada urusan dengan PPK di Kota Kendari. Karena pihaknya selaku panitia lelang sudah melakukan evaluasi 2 hari yang lalu.
Mustamin menambahkan, mereka bertiga di kepanitiaan berpegang pada hasil evaluasi yang telah dilakukan panitia. Jadi pihaknya sudah mengundang satu perusahaan untuk pembuktian kualifikasi.
"Setelah itu dia berdiri, baru dia jalan sekitar dua langkah ke belakang baru dia cabut pistolnya dan arahkan ke saya sambil mengancam, katanya kalau tidak menang di paket ini akan kasi bocor kepala saya," ungkapnya.
