Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satpol PP mencatat tingkat penyelesaian 100 persen. Seluruh laporan yang masuk masing-masing 45 laporan untuk Damkar dan 11 laporan untuk Satpol PP telah ditangani tanpa tersisa.
Dinas Sosial juga menunjukkan capaian tinggi dengan menyelesaikan 37 dari 38 laporan atau sekitar 97 persen. Adapun Dinas Kesehatan menyelesaikan tiga dari empat laporan yang diterima.
Namun, beberapa instansi masih menghadapi kendala dalam penyelesaian laporan. DLHK baru menuntaskan enam dari 30 laporan atau sekitar 20 persen. Dinas Perhubungan hanya menyelesaikan satu dari 39 laporan, sedangkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) belum menyelesaikan satu pun dari 26 laporan yang masuk hingga akhir Mei 2026.
Di tingkat kewilayahan, Kecamatan Kendari Barat menerima 17 laporan dan menyelesaikan tiga di antaranya. Sementara beberapa kecamatan lain seperti Wua-Wua, Kendari, Mandonga, dan Nambo masih mencatat seluruh laporan dalam status belum selesai.
Sahuriyanto juga menjelaskan bahwa seluruh laporan yang masuk ke Polres dan PLN telah ditindaklanjuti. Berbeda dengan PDAM yang masih menyisakan lima laporan dalam status belum selesai.
