BUTON SELATAN, TELISIK.ID – Tahap seleksi wawancara calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) banyak yang kesulitan menjawab hingga gugur pada penilaian pemahaman kepemiluan.

Ketua Divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM KPU Buton Selatan, Syahril menyatakan, ada 3 kriteria penilaian pada tahap seleksi wawancara calon anggota PPS, di antaranya pengetahuan tentang kepemiluan, rekam jejak pendaftar PPS, dan komitmen pendaftar PPS.

Namun dari 3 kriteria penilaian itu, yang paling menguras otak dan membuat calon PPS kesulitan menjawab ialah pertanyaan yang meliputi pemahaman kepemiluan. Hal tersebut menjadi penting, pasalnya kendati pengalaman kepemiluan para pendaftar PPS baik, tapi pengetahuan kepemiluan teknis kurang baik, akan menjadi pertimbangan yang bersangkutan dinyatakan lolos atau tidak lolos.

Syahril menjelaskan pula terkait rekam jejak pendaftar PPS KPU Buton Selatan lebih difokuskan pada pengalaman mereka baik yang bersifat kepemiluan maupun non kepemiluan. Para pendaftar PPS KPU Buton Selatan ada yang pernah menjadi anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada pemilihan calon legislatif pada 14 Februari 2024 lalu.

Kemudian ada yang pernah menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan ada yang tidak sama sekali mempunyai pengalaman di kepemiluan baik KPPS maupun PPS, namun mendaftarkan diri sebagai PPS KPU Buton Selatan.