KENDARI, TELISIK.ID - Gegara keluar rumah tanpa izin seorang anak dianiaya oleh bapaknya sendiri. Ibu korban yang tak menerima, langsung melaporkan kejadian tersebut.

Korban SM (20) seorang gadis warga Jalan Pekuburan, Kelurahan Ponggolaka, Kecamatan Puuwatu, terpaksa dijemput oleh aparat kepolisian Polsekta Mandonga.

SM dijemput atas laporan ibunya, WA, yang berprofesi sebagai tukan pembersih kuburan.

Dari keterangan ibu korban, Wa mengaku, telah ditelpon anaknya untuk minta dijemput di rumah karena telah dipukul oleh bapak kandungnya sendiri.

Korban yang sedang ikut pendaftaran sebagai CPNS dan baru dinyatakan lolos berkas, ke rumah rekannya untuk belajar bersama. Namun saat pulang ke rumah, bapak korban marah dan langsung memukul korban. Hingga korban langsung menelpon ibunya dan meminta tolong untuk dijemput karena tidak tahan dipukul oleh bapaknya sendiri.