Swab ulang, menurut Rusman, penting dilakukan karena Rajiun merupakan publik figur yang sudah pasti akan selalu berinteraksi dengan masyarakat Muna hingga perhelatan Pilkada 9 Desember 2020.
Baca juga: Tukang Senso di Muna Tewas Tertimpa Pohon Jati
"Menyandang positif COVID-19 bukan aib bagi penderitanya. Namun, kita harus selalu berhati-hati agar tidak tertular," ujarnya.
Selaku bupati Muna, mantan senator DPD-RI itu mengimbau kepada warga yang melakukan interaksi jarak dekat dengan Rajiun dalam rentang waktu 2 minggu sebelum tanggal 5 September 2020 agar wajib mengikuti rapid test COVID-19 tanpa dipungut bayaran di Puskesmas terdekat.
"Bahkan komisioner KPU Muna dan semua pegawainya sejumlah 44 orang telah menghubungi kami untuk melakukan rapid test. Kami telah beri jadwal tanggal 14-15 September," terangnya.
