Kepala BKKBN Sulawesi Tenggar , Asmar. Foto: Adinda Septia Putri/Telisik

 

Finalis tersebut telah menjalani berbagai proses seleksi ketat untuk mengikuti pemilihan duta genre. Bekerjasama dengan Universitas Halu Oleo (UHO), selama lima hari tersebut, para finalis akan dibekali berbagai ilmu, sepeti pembekalan pemenuhan gizi dan anemia, pembekalan kepribadian, pembekalan public speaking, dan lain-lain.

Baca Juga: Dikmudora Kota Kendari Matangkan Persiapan Ujian Sekolah

Kepala BKKBN Sulawesi Tenggara, Asmar berharap, genre nantinya bisa menjadi perpanjangan tangan dan meningkatkan kualitas akses informasi mengenai program pencegahan stunting dari BKKBN ke masyarakat.

Ia menargetkan tingkat stunting dapat dicegah hingga di angka 14 persen hingga 2024. Oleh karenanya, untuk mencapai target tersebut lebih tepat menyasar remaja dan pengantin baru sebagai calon orang tua. (B-Adv)