KENDARI, TELISIK.ID - Sejumlah calon tenaga honorer Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo, menyoroti pernyataan Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, yang tidak mengakui seleksi prioritas dua (P2) atau formasi tambahan.
Koordinator calon tenaga honorer P2 Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo, Muhamad Saleh, menyampaikan bahwa kelulusan mereka resmi melalui situs Badan Kepegawaian Daerah Sulawesi Tenggara.
Hal itu juga menurutnya diungkapkan melalui bukti-bukti kelulusan yang telah dipegang. Kata Saleh, sejumlah tenaga honorer telah melakukan verifikasi berkas.
Saleh menyayangkan pernyataan Sekda Asrun Lio yang mengatakan bahwa rekrutmen pegawai honorer Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo yang dimulai dengan pembentukan panitia, Sekda Asrun Lio sebagai Ketua Panitia Seleksi mengatakan bahwa terdapat formasi tambahan sebanyak 413 orang, namun proses itu tidak melibatkan panitia atau ketua panitia seleksi.
"Saya sangat menyayangkan statemen yang dikeluarkan oleh Pak Sekda karena kami selaku peserta, mengikuti seleksi penerimaan di Rumah Sakit Jantung dan dinyatakan lulus melalui link resmi BKD. Kami dinyatakan lulus dengan keterangan Lulus Prioritas Kedua formasi tambahan," beber Saleh, Rabu (10/1/2023).
