
Ketujuh sektor tersebut terdiri dari pasar tradisional, pasar modern baik mall besar atau yang tidak punya mal, minimarket, restoran, dan hotel. Termasuk, Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu pada semua daerah untuk memberikan pelayanan terbaiknya, serta kawasan wisata dan transportasi umum.
Dalam pelaksanaan sayembara ini, masyarakat bisa berpartisipasi memberikan konsep dengan membuat simulasi dan protokolnya.

Ia juga mengungkapkan, jika ada konsep organisasi perangkat daerah (OPD) atau masyarakat yang bisa diambil, maka akan ada reward atau penghargaan. Selain piagam dan piala, reward tersebut juga diberikan dalam bentuk insentif.

Untuk juara satu, misalnya dalam kategori pasar tradisional akan mendapat dana insentif sebesar Rp3 miliar. Sedangkan juara dua akan mendapat Rp 2 miliar dan juara 3 mendapat Rp 1 miliar.
Sebelumnya, pada akhir bulan Mei lalu, berdasarkan penilaian Gugus Tugas COVID-19 Pemerintah Pusat dan Polri, Pemprov Sultra di bawah kepemimpinan Gubernur Ali Mazi, meraih peringkat ke dua secara nasional setelah Provinsi DKI Jakarta dalam hal penanganan COVID-19.
