Etnis Hunza memiliki sebuah tradisi. Selama periode 2 hingga 4 bulan tiap tahunnya, etnis Hunza hanya minum jus dari buah aprikot. Ini tradisi lama yang sampai sekarang masih dilestarikan.
Ada sebuah ramuan, mereka menyebutnya tumuru, yaitu berupa teh herbal yang diseduh dengan air mendidih yang berasal dari air es pegunungan. Minuman itu yang disebut membuat kulit mereka halus.
Karena mayoritas muslim, masyarakat etnis Hunza suka berpuasa, seminggu dua kali. Namun ada pula yang menyebutkan bahwa mereka puasa di musim semi.
Melansir Kumparan.com, masyarakat etnis Hunza juga sangat menyukai olahraga. Mereka suka berjalan kali saat bepergian. Dalam hidupnya mereka juga pekerja keras dan tidak suka bermalas-malasan. Kesehariannya diisi dengan mengerjakan ladang serta memelihara hewan ternak.
Baca Juga: Hati-Hati, Beberapa Tempat Wisata di Dunia Ternyata Tak Boleh Difoto
