Pada umumnya, semua warga dan anggota militer Israel memiliki prinsip bahwa mereka adalah generasi yang survive dari korban holocoust (pembantaian massal) Nazi.
Tak ingin peristiwa kelam itu terulang, maka kemampuan tempur yang mumpuni merupakan syarat mutlak. Oleh karena itu menjadi tentara bagi warga Israel bukan hanya karena ada wajib militer tapi sebuah keharusan dalam upaya untuk survive.
Melansir Surya.co.id, Israel juga memiliki pasukan elit yang ganas. Wajib militer di Israel bertugas selama dua sampai tiga tahun. Bagi mereka yang ingin meneruskan karir di militer, selanjutnya akan digabungkan ke unit-unit tertentu. Salah satu unit yang merupakan satuan pasukan elit Israel adalah Batalyon Caracal yang anggotanya merupakan campuran pria dan wanita.
Baca Juga: Uang Mahar Wanita Cantik Palestina Tak Masuk Akal, Hancurkan Impian Pria Menikah
Sebagai batalyon pasukan elit, dalam pelatihannya para anggota Batalyon Caracal mendapatkan perlakukan sama baik dalam tugas perang maupun nonperang.
