Selain itu, sambungnya, Dikmudora juga bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari dan seluruh Puskesmas, agar tak henti-hentinya melakukan sosialisasi.

"Kami berharap di bulan Februari ini kita genjot lagi agar mencapai 10.000 bahkan 20.000-an anak," ucapnya.

Meski demikian Makmur menegaskan, tidak ada pemaksaan dan pemisahan yang akan dialami oleh para peserta didik yang telah divaksinasi dengan yang belum divaksin.

Baca Juga: Terdampar di Kali Wanggu, Lumba-Lumba Hidung Botol Akhirnya Mati

"Seperti yang disampaikan oleh Wali Kota Kendari bahwa tidak ada pemaksaan, hanya kita perlu menyampaikan kepada para peserta dan orang tua bahwa vaksin ini sangat penting dan dibutuhkan untuk pembentukan kekebalan tubuh anak," jelasnya.