Alternatif lainnya adalah berhenti berhubungan seksual untuk sementara waktu, memberikan istirahat pada penis untuk mengurangi tekanan saat berhubungan. Ekahospital.com juga menyarankan terapi perilaku, psikologis, dan medis sebagai opsi untuk mengatasi ejakulasi dini.
Terapi perilaku, seperti teknik pause-squeeze dan stop-start, dapat membantu pria menunda ejakulasi secara alami. Terapi psikologis, yang melibatkan penanganan emosi dan perasaan, dapat mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan diri. Terapi medis mencakup penggunaan krim atau semprotan mati rasa sebagai metode topikal untuk memperlambat ejakulasi.
Sementara obat-obatan belum ada yang secara khusus mengobati ejakulasi dini, krim atau semprotan mati rasa dapat menjadi opsi, dengan catatan penggunaan yang bijak. Bagi mereka yang mencari solusi, terdapat berbagai cara untuk mengatasi ejakulasi dini, baik dengan upaya sendiri maupun bantuan dari ahli seperti psikolog dan dokter. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
