KENDARI, TELISIK.ID - Kecemburuan merusak hati dan jiwa orang yang cemburu, sekaligus merusak perbuatan baik yang telah diperbuat. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Waspadalah terhadap rasa dengki, karena ia memakan amal shaleh sebagaimana api memakan kayu” (Abu Dawud).
Dikutip dari Republika.co.id, Syekh Salman Al-Aodah pernah menyebut iri hati mengacu pada keinginan yang dirasakan seseorang, untuk menghancurkan atau menghilangkan nikmat yang dimiliki orang lain.
Iri hati atau cemburu bisa menjadi hal yang sangat serius dan berbahaya. Tidak hanya menyebabkan hilangnya amal baik, tetapi juga menyebabkan seseorang masuk ke jurang kekufuran (kekafiran).
Sebab, iri hati serupa dengan mempertanyakan keputusan Allah SWT. Dengan kata lain, perasaan ini hampir seperti mengatakan, “Saya benci Allah SWT memberikan ini kepada orang itu, tetapi Dia tidak memberikannya kepada saya.”
Ada baiknya sebagai umat yang beriman agar berlindung kepada Allah dari segala pemikiran dan kecenderungan tersebut. Allah SWT pun menyampaikan pertanyaan di dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 54, "Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) karena karunia yang telah diberikan Allah kepadanya?"
