"Saya sudah dari beberapa SPBU tadi, sengaja cari-cari dulu yang ada pertalitenya, mau beli yang eceran sayang. Sama saja kita biarkan mereka beli untuk terus-menerus jualan," katanya.

Ia juga mengatakan, jika jumlah pertamini dan penjual eceran makin marak. Berdasarkan pantauan di lapangan hal ini terjadi di beberapa SPBU seperti di SPBU Bundaran Tank dan SPBU Tapak Kuda.

Pengendara motor lainnya, Abdul mengatakan, jika antrian panjang pertalite sudah sering ia jumpai di beberapa SPBU, ia mengaku jika di luar Kota Kendari, antrian SPBU tak seperti di dalam kota.

"Kapan hari saya keluar kota, tidak ada antrian panjang seperti di sini (Kendari), justru Kolaka Utara dan Kolaka antriannya seperti biasa sebelum pertalite naik," ungkapnya.

Meski begitu, berdasarkan hasil pengecekan Kapolresta Kendari beberapa waktu lalu, ditemukan beberapa hal yang menjadi pengaruh antrian panjang di beberapa SPBU seperti alokasi BBM dari Depot pertamina ke SPBU, yaitu sebanyak 16 kilo liter perhari yang dianggap masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.