"Mereka berbohong tidak menunjukkan kepribadian mereka, jadi jawaban mereka persis semua jawabannya. Soal itu dari tahun ke tahun sama. Tapi itulah untuk mendeteksi kebohongan. Jujur gak, soal itu mengajarkan untuk sesuai dengan kepribadian," terangnya.
Pengacara 6 casis polwan yang dinyatakan tms, Jonen Naibaho mengucapkan terima kasih atas penjelasan yang diberikan pihak Polda Sumatera Utara.
"Terima kasih kami ucapkan, sudah dijelaskan tadi dari Karo SDM, Kabid Dokkes, Kabid Humas dan dokter ahlinya. Dari awal kita menduga bahwa keswa bukan hal yang sulit bagi casis ini. Makanya ketika mereka dinyatakan tms, mereka tidak terima," ucap Jonen.
Selain itu, Jonen juga mengaku bahwa pihak Polda Sumatera Utara transparan dalam melayani keluhan dari casis polwan yang dinyatakan tms.
"Kami minta di-scan langsung nilai klien kami dan sudah dipenuhi oleh Karo SDM. Klien kami ini langsung scan hasil ujian mereka itu dan klien kami mengaku puas," ungkapnya.
