Samuel mengatakan bukti ilmiah mengenai hubungan penggunaan cat rambut dengan kanker payudara belum sepenuhnya konsisten.

Salah satu meta-analisis yang menggabungkan 14 penelitian dengan lebih dari 210.000 subjek menemukan adanya peningkatan risiko kanker payudara secara keseluruhan sekitar 7 persen.

“Beberapa penelitian menemukan adanya hubungan antara penggunaan pewarna rambut permanen, terutama penggunaan yang sering, dengan peningkatan risiko kanker payudara pada kelompok tertentu, tetapi belum dapat disimpulkan bahwa cat rambut secara langsung menyebabkan kanker,” tutur Samuel.

Ia menjelaskan bahwa produk cat rambut memiliki berbagai formulasi dengan kandungan bahan kimia yang berbeda. Salah satu kelompok bahan yang menjadi perhatian adalah aromatic amines, termasuk p-phenylenediamine atau PPD.

Namun, keberadaan bahan kimia tertentu dalam produk tidak secara otomatis membuktikan bahwa bahan tersebut menyebabkan kanker pada manusia.