Ciri-ciri kepemimpinan kolektif meliputi: Pertama, memerlukan menghubungkan orang-orang dalam keberagaman. Kedua, membentuk cara audiens memandang tugas mereka serta bagaimana mereka memandang diri mereka sendiri dan orang lain, dan juga bagaimana mereka memahami kepemimpinan itu sendiri.
Ketiga, berkomitmen untuk mengambil alih kepemimpinan di semua tingkatan oleh orang-orang dari semua latar belakang, dengan berbagai perspektif dan keahlian. Keempat, dapat menggabungkan perilaku direktif dan pendekatan kolaboratif; dan Kelima, bertujuan untuk melampaui batas-batas yang sering dianggap biasa saja.
Dalam kepemimpinan kolektif, terdapat tanggung jawab dan pengambilan keputusan bersama, akuntabilitas, dan keterlibatan yang autentik. Dan juga mengakui bahwa keberhasilan yang langgeng tidak mungkin terjadi tanpa beragam perspektif dan kontribusi. Setiap orang dapat mengambil tanggung jawab tidak hanya untuk tugas atau peran mereka sendiri, tetapi juga untuk keberhasilan tim mereka dan organisasi mereka secara totalitas.
Kepemimpinan kolektif tidak perlu sepenuhnya menghilangkan peran pemimpin utama. Sebaliknya, kepemimpinan kolektif dapat memungkinkan kepemimpinan utama berotasi sesuai keahlian serta berpindah di antara anggota tim seiring perubahan situasi dan proses kolektivisme.
Kepemimpinan Kolektif Kolegial
