Oleh: Suryadi
Wakil Sekjen Lembaga Kebudayaan Nasional (LKN)/Ketua Dewan Pembina Pusat Studi Komunikasi Kepolisian (Puskompol)
UPACARA pelantikan pejabat baru dan serah-terima jabatan yang mengikutinya bukanlah satu selebrasi belaka. Padanya terkandung makna historis termasuk sebentuk pertanggungjawaban yang sangat berguna bagi sebuah institusi termasuk pucuk pimpinannya dalam memulai perjalanan ke masa-masa mendatang.
Momen itu bukan sekadar seremonial atau rutinitas belaka. Bukan pula peristiwa yang cenderung untuk disederhanakan ke dalam kalimat ‘Pergantian pejabat adalah hal yang biasa sebagai tour of duty dan tour of area untuk memenuhi kebutuhan organisasi’.
Itu usang dan tidak bijak!
