"Sebenarnya bisaji Pak katanya, kalau mauki bayar. Kita itu dimintai Rp 100 ribu, sampai Rp 250 ribu kalau mau cepat. Daripada bolak balik Sudiang ke sana, lebih banyak uang habis, jadi dibayarmi. Ada juga pake calo," timpal salah seorang warga.

None menuturkan, pada program pelimpahan kewenangan ke tingkat RT, dirinya juga akan membekali Ketua RT dengan tablet dan sepeda listrik. "Intinya, warga yang mau urus administrasi kependudukan, cukup di Ketua RT saja," tegasnya lagi.

Sementara, Ketua RT II, Ari, mengaku tak menyangka jika rumahnya didatangi adik Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tersebut. Apalagi, sampai datang menginap.

"Saya dari dulu kagum sekali dengan Pak None. Beliau datang, bahkan sampai menginap, ini luar biasa sekali bagi saya," tuturnya.

Reporter: Rezki Mas'ud