Tulisan ini akan mengulasnya secara bersambung per minggunya, diawali dengan pengelolaan kekuasaan dari pasangan nomor urut satu dari pasangan Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar, sebagai berikut.

Muhaimin Iskandar dan PKB Berperan Besar

Anies-Muhaimin dukungannya terdiri dari tiga partai politik yakni Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dengan modal kekuatan sebesar 30 persen, pasangan ini berada di urutan kedua peta kekuatan dari partai-partai pendukungnya.

Andai saja, pasangan nomor urut satu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang terpilih memimpin negara ini. Diperkirakan Muhaimin Iskandar dan PKB yang akan berperan besar dalam menghadapi persaingan partai-partai politik di parlemen.

Anies merupakan tokoh non-partai karena itu diperkirakan seperti pola pengelolaan kekuasaan di masa dirinya sebagai Gubernur DKI Jakarta, yang berperan menghadapi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi di Kebon Sirih adalah wakil gubernurnya Ahmad Riza Patria.