Diungkapkan, saat ini Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang tengah mengerjakan normalisasi pada Sungai Masamba, Sungai Radda (Anak Sungai Masamba) dan Sungai Rongkong. Pekerjaan normalisasi Sungai Radda telah dimulai sejak 25 Juli 2020 dengan total panjang sungai yang telah ditangani hingga 11 Agustus 2020 sepanjang 1.021 meter.

Baca juga: Polres Kolaka Siapkan Fasilitasi WiFi Gratis Bagi Pelajar

Menurut Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Adenan Rasyid, pekerjaan di Sungai Radda juga diikuti pembuatan geotextile/tanggul di kiri aliran sungai dengan struktur permanen yang telah dimulai sejak 30 Juli 2020.

Tercatat hingga 11 Agustus 2020 pekerjaan tersebut sudah sepanjang 369 meter untuk layer 1, sementara untuk layer 2 sudah sepanjang 192 meter, layer 3 (97 meter) dan layer 4 (69 meter). Total sebanyak 5 excavator dikerahkan untuk pekerjaan di Sungai Radda.

Untuk di Sungai Masamba, pekerjaan tanggul sungai sementara sudah dikerjakan sepanjang 2.577 meter dan juga dilakukan pembuatan geotextile/tanggul pada kanan aliran sungai dengan struktur permanen yang sudah terpasang sepanjang 328 meter (layer 1), 208 meter (layer 2), dan 60 meter (layer 3). Sebanyak 6 unit Excavator, 1 unit Bulldozer, 5 unit Dump Truck untuk penggalian sedimen di Sungai Masamba.