Selanjutnya untuk pekerjaan tanggul sementara di Sungai Rongkong telah dilaksanakan sepanjang 1235 meter sejak 3 Agustus 2020 lalu.
Untuk pembuatan geotextile/tanggul pada bagian kanan aliran Sungai Rongkong hingga 11 Agustus 2020 telah dilakukan sepanjang 396 m untuk layer 1 dan 16,5 meter untuk layer 2. Total sebanyak 8 unit Excavator dan 3 unit Bulldozer dikerahkan untuk penggalian sedimen Sungai Rongkong dan 2 unit excavator untuk pemasangan geotextile.
Basuki menambahkan dalam penanganan darurat, Kementerian PUPR juga didukung oleh PT Brantas Abipraya dan PT Hutama Karya yang kebetulan sedang menangani pembangunan DI Baliase di dekat lokasi bencana sehingga memudahkan dalam memobilisasi alat berat dan personel.
Reporter: Marwan Azis
Editor: Kardin
