Kata Rusman, kegiatan ini sebagai langkah pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Ini bentuk kerja nyata dan tidak bisa dianggap sepele. Persoalan COVID-19 adalah masalah dunia yang harus kita putus mata rantai penyebaranya," katanya.  

Untuk penanganan penyebaran, Ia telah mengintruksikan seluruh jajaranya, mulai dari OPD hingga ke pelosok desa. Terkait anggaran, menurutnya jangan terlalu dipusingkan. Langkah awal, Ia telah menyiapkan sebesar Rp 178 juta. Dana itu akan ditambah lagi setelah melihat postur APBD.

Baca Juga : Puluhan Pesantren dan Masjid Ikut Disemprot Disinfektan

"Intinya persoalan ini,  kita harus tuntaskan. Masyarakat jangan panik, cukup jaga diri saja," tukasnya.