Kepala Bidang PDAS-RHL Dishut Sulawesi Tenggara, La Ode Yulardhi Junus menjelaskan, banyak faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan penanaman mangrove seperti pasang surut air laut, ombak dan lain sebagainya.

Penanaman bibit mangrove yang dilakukan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara, bertujuan untuk mencegah kerusakan wilayah pesisir pantai. Foto: Ist.

 

"Karena itu, banyak yang harus kita persiapkan sebelum melakukan penanaman mangrove," kata Yulardhi, Selasa (8/2/2022).

Sebelum memulai penanaman bibit mangrove, Dishut Sulawesi Tenggara memberi arahan terkait mekanisme penanaman bibit mangrove antara lain:

1. Penentuan jarak tanam dilakukan dengan memperhatikan kondisi pasang surut air laut, kondisi ombak, dan juga jenis tanaman dengan lingkungannya. Jarak tanam dibuat pada jalur hijau dengan jarak 50-100 cm tiap tanaman.