“Kami ingin pelajar tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran bahwa merekalah penerus bangsa di masa depan,” ujarnya, Selasa (20/8/2024).
Siswa diajak untuk memahami konsekuensi dari tindakan kriminal dan bagaimana cara menghindarinya. Selain itu, mereka juga mendapatkan pembinaan moral dan etika yang diharapkan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Pasien Impaksi Gigi Puas Pelayanan Program JKN di RS Aliyah 2 Kendari
“Para guru dan kepala sekolah yang memberikan respon positif. Mereka melihat adanya perubahan perilaku pada siswa yang lebih disiplin dan bertanggung jawab,” kata Jumiran.
Jumiran berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari hal negatif.
