KENDARI, TELISIK.ID - Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Universitas Mandala Waluya (UMW) menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara menggelar Kuliah Perdana Angkatan IV bertema “Peran Strategis Apoteker dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Obat Berpotensi Disalahgunakan”, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium OSCE Center Lantai 1 UMW tersebut, menegaskan komitmen kampus dalam mencetak tenaga kefarmasian yang berintegritas tinggi serta mampu membendung maraknya penyalahgunaan obat di masyarakat.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UMW, Titi Purnama, S.Si, M.Kes., menekankan pentingnya peran strategis profesi farmasi dalam pengawasan dan distribusi obat-obatan.

Menurutnya, kompetensi mendalam di bidang obat-obatan menjadikan apoteker berada di garis depan, baik dalam pelayanan maupun pencegahan peredaran obat ilegal.

"Tenaga farmasi memiliki kompetensi utama terkait obat-obatan. Namun di sisi lain, tantangan besar profesi ini adalah bagaimana mencegah potensi penyalahgunaan yang tidak diharapkan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kita tidak hanya dituntut melahirkan lulusan yang menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kesehatan, tetapi juga menghasilkan apoteker yang berintegritas dan dipercaya masyarakat," ujarnya.