Komposisi atmosfer global yang dimaksud adalah komposisi material atmosfer bumi berupa gas rumah kaca (GRK) yang di antaranya terdiri dari karbon dioksida, metana, nitrogen, dan sebagainya.

Pada dasarnya, gas rumah kaca dibutuhkan untuk menjaga suhu bumi tetap stabil. Akan tetapi, konsentrasi gas rumah kaca yang semakin meningkat membuat lapisan atmosfer semakin tebal.

Penebalan lapisan atmosfer tersebut menyebabkan jumlah panas bumi yang terperangkap di atmosfer bumi semakin banyak, sehingga mengakibatkan peningkatan suhu bumi, yang disebut dengan pemanasan global.

Dari perubahan iklim tersebut banyak terjadi bencana di Indonesia terutama di Provinsi Sulawesi Tenggara seperti banjir, cuaca ekstrem dan tanah longsor, yang diperparah oleh adanya fenomena La Nina.

Menghipun data yang dipublikasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat setidaknya tiga ribu bencana alam terjadi sepanjang tahun 2021.