KONAWE. TELISIK.ID – Menjelang akhir tahun 2022, di Kabupaten Konawe masih steril dan belum ditemukan indikasi ternak yang tertular penyakit mulut dan kuku (PMK). Namun pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Konawe masih terus melakukan upaya pencegahan.
Upaya itu dilakukan dengan cara penyemprotan disinfektan, serta menyiapkan vaksin jika terdapat sapi atau kambing yang terindikasi PMK.
Kapala Disnakeswan Konawe, Jumrin mengatakan, untuk Kabupaten Konawe masih steril, namun bukan berarti pihaknya harus bersantai. Ia bahkan menurunkan 29 orang yang tergabung dalam beberapa tim untuk mencegah masuknya hewan ternak ke Konawe.
“Saat ini kami mencegah masuknya hewan ternak dari daerah lain dengan cara mencegat hewan ternak yang akan masuk ke Konawe, karena saat ini sudah ada beberapa daerah yang terindikasi,” ujarnya.
Lanjutnya, saat ini pemerintah pusat juga telah memberikan vaksin untuk 5.000 ekor ternak termasuk obat untuk 2.000 ekor ternak yang bersumber dari APBN.
