MUNA BARAT, TELISIK.ID - Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BPPKB) melakukan orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) guna pencegahan stunting, gizi buruk, dan risiko hamil.

Dalam tim pendamping keluarga, di setiap kecamatan, ada tiga yang mencakup di dalamnya yakni ketua tim PKK, bidan di desa dan kader KB. Orientasi dilakukan lima angkatan dengan sasaran 81 desa.

Kepala BPPKB Muna Barat, La Ode Andi Muna, menuturkan bahwa tim pendamping yang telah terbentuk nantinya akan memberikan edukasi terhadap keluarga yang ada di wilayahnya masing-masing.

"Pemberian edukasi tersebut meliputi pencegahan stunting, gizi buruk, dan risiko kepada ibu hamil," tuturnya, Kamis (30/6/2022).

Orientasi TPK ini juga menjadi jembatan antara pemerintah kabupaten kepada masyarakat, untuk memberi edukasi dalam mencegah risiko yang akan terjadi pada kehamilan.