Olehnya itu, masyarakat atau orang tua harus mengetahui apa saja yang harus ada dalam piring makanan untuk memenuhi gizi anak.

Tim BKKBN Sulawesi Tenggara melakukan sosialisasi kepada pelajar. Foto: BKKBN Sulawesi Tenggara

 

“Penting untuk memastikan asupan gizi yang seimbang dan mencukupi bagi anak. Setiap hidangan yang disajikan baiknya mengandung beberapa unsur nutrisi seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan sebagainya,” ujarnya.

Menurut Asmar, angka stunting masih menjadi perhatian serius di wilayah ini, karena berdampak negatif pada masa depan generasi muda. Maka dari itu, BKKBN Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk memperkuat program-program yang mendorong pemenuhan gizi anak-anak sebagai salah satu upaya pencegahan stunting.

“Minimal anak kita itu konsumsi dua butir telur perhari. Jadi silakan makan bubur saring, tapi ditambahkan dengan telur karena ini mengandung protein yang dapat membantu perkembangan otak anak,” ujarnya.