KENDARI, TELISIK.ID - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tenggara, terus berupaya mengoptimalkan program pembangunan keluarga dalam rangka percepatan penurunan stunting.

Upaya tersebut dilakukan dengan memaksimalkan peran sektor dan tatanan masyarakat.

Untuk itu, BKKBN melakukan koordinasi lintas sektor percepatan penurunan stunting melalui sistem pemantauan tumbuh kembang anak bersama Balai Pelatihan Kesehatan, Politeknik Kesehatan dan Kementerian Kesehatan pada 27 November lalu.

Pemantuan tumbuh kembang anak menjadi hal yang penting untuk dapat mendeteksi dini stunting pada anak khususnya di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Baca Juga: Meski Diguncang Gempa Wagub Sulawesi Tenggara Tetap Tenang Beri Sambutan di Hotel