JAKARTA, TELISIK.ID - Merespon aksi teror di Mabes Polri kemarin, dimana pelakunya dari kalangan milenial, PB HMI rencana melakukan pembinaan kalangan pelajar.

Mide Formateur I Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) M. Ichya Halimudin menegaskan, tindak terorisme tidak dapat dibenarkan dengan dalih apapun.

Menurutnya, paham radikalisme yang merupakan benih terorisme tidak hanya tumbuh di masyarakat, tetapi juga sangat mungkin berkembang di lingkungan pendidikan.

“Paham ini tidak hanya beredar di kampus-kampus, tapi bahkan sejak sekolah menengah. Mereka yang di sekolah tidak banyak mempelajari agama, akan mencari pemahaman agama dari komunitas lain. Di sini lah yang dikuatirkan terpapar paham radikal,” kata Ichya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Hari Penyiaran Nasional ke-88, Jokowi: Masyarakat Masih Butuh Informasi Pencegahan COVID-19