"Kalau ritual berikutnya itu masih ada, tapi pesta kampung. Kalau besok sudah tidak ada lagi, nanti di pesta kampung. Malam ini puncaknya," jelasnya.

Ia berharap, mewabahnya COVID-19 tidak sampai menjangkiti masyarakat. Cukup hanya menjadi kabar.

"Artinya, cukup kita dengar dan lihat saja di tanah Buton ini, jangan dia menjangkiti kita. Ini saja amal yang kita minta dalam doa kami," bebernya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Buton, Rafiun meminta kepada seluruh masyarakat Buton dan Desa Kancinaa khususnya untuk terus waspada.

"Jadi virus ini sudah mewabah. Terkhusus di kancinaa dan secara umum di Kabupaten Buton ini cukup kita mendengarkan saja, jangan ada yang terjangkiti seperti apa yang dikatakan Parabela tadi," ungkapnya.