"Ini bolong karena beberapa lampunya dicuri. Bahkan saya lihat waktu itu pencurinya, saya buru tapi saya tidak dapat orangnya," ungkapnya.

Warga lainnya, Andri, juga merasa heran karena menurutnya pembangunan jembatan itu berisikan beton, namun beberapa hari belakangan ini dilihat sudah terdapat kerusakan.

Baca Juga: Progres Gerbang Jalan Kendari-Toronipa Tahap Finishing, Akhir Januari Bakal Serah Terima

"Itu dinding gerbangnya sudah bolong-bolong, saya kira di dalam itu beton ternyata hanya besi-besi. Di beberapa sudutnya  juga sudah dirusaki," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sulawesi Tenggara, Pahri Yamsul saat dikonfirmasi menerangkan bahwa pembangunan gerbang Toronipa-Kendari menggunakan teknologi arsitektur modern dan tidak lagi menggunakan batu merah full.