Baca Juga: Jadi Spot Berfoto, Jalan Lingkar Wisata Pantai Toronipa dan Pulau Bokori Penuh Sampah
Ia menilai justru dari konstruksi bahan GRC itu bisa tahan sampai 25 tahun dibandingkan konstruksi batu merah.
"Boleh di-search di Google gedung-gedung apa saja yang sudah menggunakan bahan itu. Yang pertama, beton akan susah dibentuk. Kemudian konstruksinya lebih besar lagi sementara disitu kita ada hitungan-hitungan beratnya, itu akan membebani jembatan kita sehingga digunakanlah GRC. Kita juga gunakan di Masjid Al Alam," jelasnya.
Terkait kerusakan yang terjadi saat ini, Dinas SDA dan Bina Marga Sulawesi Tenggara masih meminta pertanggungjawaban pihak kontraktor karena belum diserahterimakan kepada dinas teknis.
"Itu masih tanggung jawab kontrak belum diserahtermakan kepada kami, harus diperbaiki baru kami bayarkan sisa anggarannya. Selama tidak diperbaiki, kami tidak akan bayarkan, termasuk cat yang pudar," tandas Pahri. (A)
