KENDARI, TELISIK.ID - Salah seorang guru SMP di Kota Kendari mengungkapkan, sistem pembelajaran daring sangat tidak efektif.
"Banyak keluhan dari orang tua siswa, terutama di awal saat diberlakukannya pembelajaran daring, karena ketidaksanggupan untuk membeli kuota internet," jelas guru yang tak ingin menyebutkan namanya ini.
Bukan hanya itu, bahkan ada anak yang tidak memiliki handphone android, sehingga kesulitan untuk ikut belajar daring.
"Ada orang tua siswa yang namanya Bapak Aqsa, beliau sampai datang ke sekolah meminta bantuan kepada pihak sekolah, agar diberikan toleransi supaya anaknya tetap bisa ikut belajar walaupun tidak memiliki handphone," ungkapnya.
Pihak sekolah dengan rasa simpati dan terharu pun memberikan solusi. Siswa bersangkutan diberikan tugas secara luring (luar jaringan), sehingga dia tidak perlu menggunakan HP.
