BANJARNEGARA, TELISIK.ID - Kebun terpencil di sebuah desa, langkah korban berakhir tanpa jejak saat ritual malam dijalankan, menyisakan rangkaian kematian tersembunyi yang baru terungkap setelah penyelidikan polisi.
Kasus pembunuhan berencana yang melibatkan seorang dukun pengganda uang di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mengungkap rangkaian peristiwa yang dilakukan secara sistematis terhadap para korban.
Peristiwa ini terjadi di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa. Lokasi eksekusi berada di lahan perkebunan milik orang tua pelaku, dengan jarak sekitar dua kilometer dari tempat tinggalnya.
Pelaku bernama Tohari, 45 tahun, yang dikenal dengan sebutan Mbah Slamet, mengakui telah menghabisi 12 orang yang merupakan pasiennya sendiri. Para korban sebelumnya datang dengan tujuan menggandakan uang melalui praktik ritual yang ditawarkan pelaku.
Menurut pengakuannya, proses pembunuhan dilakukan pada malam hari. Pelaku bersama korban biasanya berangkat menuju lokasi sejak sore hari untuk memulai rangkaian kegiatan yang disebut sebagai ritual.
