“Tekanan darah dan gula darah yang tinggi menjadi kendala besar saat itu. Dokter menyarankan untuk menstabilkan kondisinya terlebih dahulu,” kenang Hudy tentang masa-masa sulit mereka.
Setelah berjuang keras untuk menstabilkan kondisi kesehatan Kartini, akhirnya, tiga bulan lalu, hasil pemeriksaan di puskesmas menunjukkan bahwa Kartini sudah cukup sehat untuk melanjutkan pengobatan.
Puskesmas pun merujuk Kartini ke Klinik Mata Kendari, tempat ia bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kabar baik pun datang. Setelah serangkaian pemeriksaan, Kartini dinyatakan siap untuk menjalani operasi katarak pada mata kirinya. Dengan semangat besar dan dukungan penuh dari Hudy, Kartini memutuskan untuk melanjutkan prosedur medis tersebut.
Beberapa minggu lalu, operasi katarak berjalan lancar tanpa komplikasi. Kini, Kartini bisa melihat kembali dengan mata kirinya, sebuah perubahan yang sangat emosional dan mengharukan bagi pasangan tersebut.
