"Yang menggelitik saya adalah hanya yang di bawah saja ditangkap. Kalo polisi sungguh-sungguh pasti dari informasi yang didapat ini sudah lebih dikembangkan dan pasti bandar besarnya sudah bisa tertangkap juga," keluh Marhalim.
"Diungkapnya juga hanya sampai di sini saja, pasti ada orang-orang besar di daerah lain yang menjadi tempat pengumpulan benih ini. Ini hanya mematahkan yang kecil saja," sambungnya.
Baca juga: Curiga Selingkuh, Seorang Pria Aniaya Istri
Mendekap di balik jeruji, membuat Marhalim yang kala itu masih menjabat sebagai kepala desa merenung bahwa, apa yang telah terjadi ada hikmah yang tersimpan dan tidak membuatnya menyesal.
"Setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban baik dunia dan akhirat. Saya juga tidak terlibat, kan dalam undang-undang di situ jelas. Barang siapa menangkap membawa dan memindahkan, saya nda teribat sama sekali. Apakah tugas kepala desa melaporkan warganya yang mencari untuk kebutuhan makannya," ucap pria berkumis itu.
