CIREBON, TELISIK.ID - Pengakuan mahasiswi berinisial CR mengungkap jerat senior membawanya menjadi PSK, tergiur uang instan, hingga melayani pelanggan ayahnya, terjaring razia jelang Ramadan di Cirebon Jawa Barat, beberapa tahun lalu.

Razia penyakit masyarakat menjelang Ramadan yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, membuka rangkaian cerita lanjutan.  

Dari operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah pasangan di hotel melati. Salah satunya seorang mahasiswi berinisial CR, berusia 20 tahun, yang kemudian mengaku berprofesi sebagai wanita panggilan.

Saat ditemui di kantor Satpol PP Kabupaten Cirebon, CR awalnya membantah. Ia beralasan hanya singgah untuk beristirahat, makan, serta menunggu kedatangan seorang teman. Namun, petugas menilai keterangan itu tidak sejalan dengan penampilan busana dan riasan yang dikenakannya. Setelah dilakukan pendalaman, CR akhirnya mengakui aktivitas yang dijalaninya.

Baca Juga: Cerita Polwan Cantik Rela Nyamar jadi PSK Demi Bongkar Sindikat Perdagangan Orang