Mondo juga menyampaikan, gua itu digunakan orang terdahulu untuk menyimpan mayat sebelum adanya agama.
"Kalau ada orang meninggal dimasukkan dulu di peti setelah itu pesta tujuh hari tujuh malam setelahnya baru dibawa ke Gua Kumapo untuk disimpan," katanya.
Lanjut Mondo, sudah ribuan mayat yang ada dalam Gua Kumapo. Namun, sampai saat ini belum ada yang bisa masuk ke dalamnya.
Selain itu, salah satu pemuda di Desa Lelekaa menuturkan juga pernah ada kelompok pemuda yang menginap di kaki gunung Gua Kumapo.
"Mereka tidur tidak tenang karena terdengar suara banyak orang padahal itu di hutan," tuturnya.
