KENDARI, TELISIK.ID - Seorang pedagang siomay bernama Rahman (29), sudah beberapa tahun menggeluti pekerjaannya. Karena tak memiliki tempat berjualan yang tetap, dia terpaksa berkeliling. Meski menguras tenaga dan penghasilannya sangat minim, pekerjaan itu tetap dilakoninya demi menghidupi keluarga.
Ia terus berfikir agar bisa berjualan di tempat yang tetap agar usahanya bisa berkembang, dan penghasilannya meningkat. Setelah beberapa tahun menjual di kampung halaman, ia memutuskan untuk pindah ke Kota Kendari.
Saat ini ia menjual di perempatan kampus baru UHO, di sudut jalan depan Beauty. Setiap sore hari sekitar pukul 16:00 Wita, ia mulai memarkirkan motornya dan memasang payung besar untuk melindungi dirinya.
Selama beberapa bulan ia menjual, omzet yang diperoleh jauh lebih besar dan sedikit demi sedikit mulai ada kemajuan. Meski dengan berbagai tantangan, sejak berjualan di Kendari, kehidupan ekonomi keluarganya mulai membaik, juga bisa menyisipkan untuk ditabung.
Sejak masih muda, Rahman tak pernah pilih-pilih pekerjaan. Pekerjaan apapun ia lakukan. Ia selalu menanamkan dalam dirinya setiap apa yang dilakukan adalah bagian dari pengalaman yang bisa mengantarkan pada kehidupan yang lebih baik.
