Terpilih menjadi pembawa baki, Diah mengungkapkan, ia tidak tahu menahu mengenai penilaiannya. Tetapi terdapat beberapa tes yang telah dilakukan, di antaranya keseimbangan menaiki dan menuruni tangga dengan membawa baki, senyuman yang paling tulus dan seleksi-seleksi lainnya.
"Selama dilatih, pelajaran yang saya dapat sangat banyak. Mulai dari kedisiplinan, setia kawan, pbb, serta ilmu-ilmu baru dari segala aspek kehidupan yang tidak ditemukan di lembaga pendidikan formal," ujarnya.
Sementara yang menjadi pembawa baki pada upacara penurunan bendera adalah Wa Ode Arzetti Azzahrah. Siswi MAN 1 Wakatobi tersebut mengungkapkan, sebenarnya ia berharap bisa menjadi anggota paskibraka tingkat provinsi.
Meskipun begitu, ia tetap bersyukur bisa menjadi anggota paskibraka dan diberikan kesempatan menjadi pembawa baki pada HUT RI kali ini. Terlebih hal tersebut menjadi keinginannya sejak dulu demi membanggakan orang tua dan sekolahnya.
Baca Juga: Warga Kendari Minta Pemkot Perhatikan Rakyat Kecil di HUT ke-78 RI
