"Beban yang dirasa tidak ada saat menjadi pembawa baki. Hanya ada rasa gugupnya saat bertugas menjadi pembawa baki itu ketika naik dan turun tangga panggung," ucap anak dari pasangan H. La Ode Maurida dan Hj. Darnawati.

Salah seorang pelatih yang merupakan purna paskibraka Indonesia, Firmaddin Dharman Syahputra menuturkan, sebagai pelatih, ia merasa bangga. Karena kurang lebih 14 hari pelatihan, peserta paskibraka bisa menampilkan yang terbaik.

Firmaddin Dharman Syahputra melanjutkan, selama proses pelatihan, kesulitan yang didapat tentu ada. Namun pelatih dan peserta sama-sama membenah diri, sehingga bisa sukses pada saat tampil. (A)

Penulis: Wiwik Prihastiwi

Editor: Haerani Hambali