Diantaranya adalah adanya keterampilan menganyam, green house, apotek hidup, pengolahan telur asin, pondok baca dan kolam renang. Beberapa fasilitas tersebut merupakan bantuan dari sejumlah instansi.
Meskipun terletak di pinggiran Kota Kendari, akses jalan menuju ke SLB Kusuma Bangsa masih cukup jauh dari pemukiman warga. Apalagi lokasi yang kurang strategis menjadi salah satu kekurangan dalam memenuhi pendidikan tersebut.
Kepala SLB Kusuma Bangsa, Ninis (48) mengatakan, salah satu yang melandasi hal tersebut adalah pembiayaan untuk mengelokasikan sekolah di tempat yang lebih baik.
Ditambah, kata dia, kurangnya sentuhan kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan oleh beberapa universitas menjadi salah satu kurangnya informasi mengenai sekolah tersebut.
Hal tersebut, tambah dia, cukup menjadi perhatian agar sekolah mudah terakses oleh masyarakat luas.
